Pabrik Minyak Sawit Mini: Solusi Independensi Petani Sawit Mandiri

GAR pun memahami kebutuhan sosial dan peluang komersial dalam mendukung petani untuk membudidayakan kelapa sawit dengan produktivitas lebih tinggi dan dampak lingkungan lebih kecil - sebuah fakta yang ingin dibagikan Perusahaan bersama lebih banyak orang. Hasil panen kelapa sawit dari kebun merupakan hasil yang diperoleh dari tandan buah segar (TBS) yang harus segera diangkut ke pabrik pengolahan untuk mendapatkan hasil minyak kelapa sawit yang bermutu tinggi. Buah yang tidak dapat segera diolah akan mengalami kerusakan atau akan menghasilkan minyak dengan kadar asam lemak bebas tinggi, sehingga akan mempengaruhi kualitas minyak yang dihasilkan. Setelah lumatan buah bersih dari biji sawit, dapat dilakukan pemerasan atau ekstraksi. Memperlunak daging buah sehingga memudahkan proses pemerasan. Tiga PMKS tersebut selama ini mereka mengolah tandan buah segar (TBS) kelapa sawit dari kebun sendiri. PKS pada umumnya mengolah bahan baku berupa Tandan Buah Segar (TBS) menjadi minyak kelapa sawit CPO (Crude Palm Oil) dan inti sawit (Kernel). Dimana, ketel uap ini lah yang menjadi sumber tenaga dan sumber uap yang akan dipakai untuk mengolah kelapa sawit. Kita mengolah 1 kg cpo dapat menjadi minyak goreng sebanyak 8 ons (80%) dengan biaya produksi Rp.


Hasil lain yang tidak kalah penting adalah minyak inti sawit atau kernel yang juga diperoleh dengan cara ekstraksi. Kegiatan pemanenan merupakan kegiatan yang sangat penting karena merupakan sumber pendapatan perusahaan melalui penjualan minyak kelapa sawit (MKS) dan inti kelapa sawit (IKS). Hasil terpenting dari tanaman kelapa sawit adalah minyak sawit yang berasal dari ekstraksi daging buah (pericarp). Biomas kebun sawit juga dapat diolah menjadi bioetanol (pengganti premium/gasoline). Bagi banyak orang Indonesia, minyak sawit tidak hanya penting, tapi telah menjadi kebutuhan dasar. Sebaliknya, perebusan yang terlalu pendek menyebabkan semakin banyak buah yang tidak rontok dari tandannya. Asam lemak bebas akan mulai mengalami peningkatan setelah buah terpisah dari batangnya, dan akan terus naik sebelum proses sterilisasi dilakukan. Pada dasarnya, ekstraksi dengan cara ini adalah dengan menambah pelarut tertentu pada lumatan daging buah sehingga minyak larut terpisah dari partikel yang lain. Mesin ini dirancang dari material stainless steel dengan cara kerja menghilangkan partikel kasar dari lumpur untuk melindungi peralatan hilir. Sistem kerja mesin penyaringan itu sendiri dengan sistem getaran - getaran pada Vibro kontrol melalui penyetelan pada bantul yang di ikat pada elektromotor.


Namun, dari 11 PMKS itu ternyata sebanyak 8 PMKS selama ini rutin membeli TBS kelapa sawit masyarakat, selain juga memiliki kebun sendiri. Sebanyak 8 PMKS yang selama ini rutin menampung TBS warga tersebut adalah PT Fajar Baizuri Brother, PT Ensem, PT SNRM, PT BSP, PT UND, PT KIM, dan PT SPS2. Hal ini untuk menjaga agar perlukaan pada buah tidak terlalu banyak. Stasiun ini merupakan stasiun pemurnian minyak yang masih banyak mengandung kotoran seperti air, lumpur dan sebagainya. Sebaiknya dipilih alat angkut yang besar, cepat, dan tidak terlalu banyak membuat guncangan selama dalam perjalanan. Menurut KEPMEN LH No 51 Tahun 1995, untuk menghindari atau menangani dampak-dampak yang ditimbulkan oleh limbah yang dihasilkan dari proses pengolahan, maka setiap industri wajib membuat instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Minyak kemudian dimurnikan dalam Purifier, Di dalam purifier dilakukan pemurnian untuk mengurangi kadar kotoran dan kadar air yang terdapat pada minyak berdasarkan atas perbedaan densitas dengan menggunakan gaya sentrifugal, dengan kecepatan perputarannya 7500 rpm.


Dalam perkebunan kelapa sawit ada beberapa kriteria buah yang layak untuk dipanen dan kemudian diolah menjadi minyak goreng. Biji yang masih bercampur dengan Ampas dan serabut kemudian diangkut menggunakan Cake breaker conveyor yang dipanaskan dengan uap air agar sebagian kandungan air dapat diperkecil, sehingga Press Cake terurai dan memudahkan proses pemisahan menuju depericarper. Buah yang terpipil akan jatuh melalui kisi-kisi dan ditampung oleh fruit elevator dan dibawa dengan distributing conveyor untuk didistribusikan ke tiap unit-unit digester. Dari thresher, buah yang telah rontok dibawa kemesin pelumat (digester). Sedangkan buah yang telah dirontokkan selanjutnya dibawa kemesin pelumatan. TBS yang sudah diterima dari kebun dan sudah ditimbang, harus secepat mungkin masuk pengolahan tahap pertama agar gradasi mutu dapat ditekan sekecil mungkin, yaitu tahap perebusan atau sterilisasi tanda buah. Sayangnya, tiga PMKS lain selama operasional di Nagan Raya tidak membeli atau menampung TBS warga. Tiga PMKS tersebut adalah PT Socfindo Kebun Seunagan, PT Socfindo Kebun Seumayam, dan PT Khalista Alam. Proses pemurnian dibagi menjadi tiga tahapan proses, yaitu: pengumpalan (degumming), pemucatan warna (bleaching) dan penghilangan bau (deodorizing).


Comments

Popular posts from this blog

Alat Pabrik Kelapa Sawit

Flow Proses Pabrik Kelapa Sawit

Rotary Brush Saringan Filter