Jasa Pembuatan Rotary Brush Strainer Murah di Medan
Di tangki treatment dilakukan pengenceran dengan air dan asam sulfat untuk mengendapkan tetes. Pemasakan dalam tangki molases treatment dilakukan dengan penambahan asam sulfat. Pada unit fermentasi ini terdapat tiga tahap proses utama yaitu molases treatment, seeding dan fermentasi. Setelah itu tetes bersih akan ditampung di penampung tetes bersih, yaitu tangki 105 dan tangki 108, dan selanjutnya digunakan di proses fermentasi. Off-kan alat jika proses telah selesai, menghentikan alat lakukan dengan "first on last off system". 3. Control temperature minyak antara 90 - 950C. 4. Atur feeding ke purifier tetap stabil dan continue Setelah Proses : 1. Pastikan minyak telah kososng pada wet oil tank. 2. Stop pompa feeding minyak. Vacuum drier di Kisaran POM dibuat oleh TRI ROYAL TIMURRAYA, pompa vacuum yang digunakan merk SIHI Pump LBHA 55312 BN135 01 e. Di Kisaran POM menggunakan rotary brush strainer Westfalia type WSC 200, rotary brush strainer alfa laval dengan electromotor merk SEW-EURO DRIVE type RF 77 DT 71 D4/0.37KW/1380 rpm/2.10A gearbox merk SEW-EURO DRIVE type RF 77 DT 71 D4/0.37KW/1380 rpm/2.10A/15 r/min. Pemanasan dilakukan dengan menggunakan steam pada suhu 60oC dan diaduk selama 1 jam dengan kecepatan 24 rpm.
Outlet dibuat dari ujung cone dengan menggunakan pipa 2 dan pada bagian atas dilengkapi dengan overflow pipe yang berfungsi untuk mencegah terjadinya limpahan sludge, ujung overflow pipe kembali ke sludge tank. WET OIL TANK Deskripsi Wet Oil Tank (WOT) berfungsi untuk menampung minyak dari CST dan menjaga panas minyak pada suhu 90 - 950C , hal ini sangat bermanfaat bagi proses selanjutnya apalagi pada proses selanjutnya tidak ada penambahan panas. 107) yang kemudian dipompa menuju ke mesin brush stainer yang dilengkapi dengan penyaring dan pengaduk yang berfungsi untuk memisahkan kotoron besar/kasar dan endapannya. Kemudian PPT hasil proses pengendapan dimasukkan ke SDC (Super Decanter) untuk dipisahkan cairan dengan endapannya. Setelah itu tetes dipompa ke mesin sand cyclone untuk memisahkan tetes dari kotoran kecil/halus dan endapannya. Selain itu juga untuk menghilangkan kotoran-kotoran yang terikut pada tetes. Unit fermentasi merupakan tahap pengolahan bahan baku menjadi asam glutamat yang melibatkan mikroorganisme pada proses pengubahannya. Tetes yang berada dalam tangki penampung dianalisa komposisinya terlebih dahulu sebelum digunakan untuk proses fermentasi. Tujuan utama proses fermentasi adalah untuk mendapatkan hasil metabolisme bakteri yang menghasilkan asam glutamat. Gula tersebut digunakan untuk reproduksi sel dan untuk menghasilkan asam glutamat. Analisa tersebut dilakukan untuk mengetahui kemungkinan menurunnya kadar gula yang terdapat dalam tetes selama berada di tangki penampung tetes.
Comments
Post a Comment